Developed by JoomVision.com
Terbaru: Pengumuman Kelulusan Akhir PPDB CMBBS 2018 - Friday, 25 May 2018 15:18
Terbaru: Pengumuman Hasil Psikotest dan Tes Keagamaan PPDB 2018 - Saturday, 28 April 2018 09:35
Terbaru: Pengumuman Hasil Tes Akademik PPDB 2018 - Saturday, 31 March 2018 07:15
Terbaru: Hasil Seleksi Administrasi PPDB 2018 - Saturday, 03 March 2018 06:11
Terbaru: Pembukaan Pendaftaran Calon Peserta Didik Baru Tahun 2018 - Wednesday, 31 January 2018 00:00
Terbaru: Bakti Sosial 'AZRIM' 2016 - Tuesday, 21 June 2016 11:37
Terbaru: Daftar Perolehan Prestasi OSN, O2SN, FLS2N, Debat, 4 Pilar dan... - Wednesday, 02 March 2016 09:58
Terbaru: Raihan Prestasi CMBBS di Ajang OSN, O2SN, FLS2N dan OPSI - Wednesday, 02 March 2016 09:44
Terbaru: Cara Cek Nama di Web PPDB Online - Tuesday, 16 February 2016 18:20
Terbaru: Siswa Kelas XII Laksanakan TO UNBK - Monday, 15 February 2016 14:31

Kabar Madani




width="200"

Kisah Yasintya, Terpilih Jadi Wakil I Duta Kota Serang

PDFPrintE-mail

Setiap daerah memiliki “Duta Pariwisata”-nya masing-masing. Pandeglang terkenal dengan Kakak-Teteh, DKI Jakarta terkenal dengan Abang-None, dan Kota Serang pun terkenal dengan Kang-Nong sebagai Duta Pariwisata Kota Serang.

Setiap tahun, setiap daerah di Indonesia mengadakan acara pemilihan Duta Pariwisata. Tahun ini, pengadaan seleksi Duta Pariwisata tersebut diadakan hampir secara serempak, yaitu sekitar bulan Oktober-September-Oktober, di mana sekitar akhir bulan Oktober atau awal bulan Noember akan diadakan pemilihan Duta Pariwisata tingkat Provinsi di seluruh Indonesia.
Di Kota Serang itu sendiri, seleksi Duta Pariwisata yang biasa dikenal sebagai “Pemilihan Kang-Nong” diadakan pada bulan Oktober s/d September. Pendaftaran diadakan pada tanggal 10 Agustus s/d  6 September, sementara audisi pertama diadakan pada 7 September 2014. Mereka yang bisa mendaftar Pemilihan Kang-Nong Kota Serang 2014 ini adalah mereka yang berumur 17-25 tahun, berdomisili di Kota Serang, berpenampilan menarik, berwawasan pariwisata, memiliki bakat dan minat yang menunjang promosi kepariwisataan daerah, serta melewati batas tinggi minimum yang diwajibkan oleh penyelenggara (minimal 160 cm untuk perempuan, dan 165 cm untuk laki-laki).

5 September, saya berangkat ke Kota Serang untuk mendaftar Pemilihan Kang Nong tersebut, lalu segera kembali ke kampus CMBBS. Esok harinya, pada 6 September saya kembali mengikuti Technical Meeting yang diadakan di Kantor HKTI Ciracas.  Pada tanggal 7 September 2014, saya mengikuti tahap pertama seleksi pemilihan Duta Wisata Kota Serang 2014, yaitu tahap audisi. Menurut informasi yang saya dapat, terdapat sekitar 80 orang yang mengikuti audisi ini dan akan disaring menjadi 10 besar Kang (Calon Duta Pariwisata laki-laki) dan 10 besar Nong (Calon Duta Pariwisata perempan) yang akan mengikuti tahap karantina untuk menuju ke tahapan selanjutnya. Dalam audisi tersebut, yang diujikan adalah:

  1. Tes Tulis yang meliputi pengetahuan dalam pariwisata dan kebudayaan di Kota Serang dan Provinsi Banten, pengetahuan politik dan pemerintahan daerah kota Serang, pengetahuan budaya mancanegara/internasional, pengetahuan sejarah, dll.
  2. Tahap Wawancara. Wawancara ini meliputi:
  • Wawancara Pengetahuan Politik dan Pemerintahan Daerah Kota Serang
  • Wawancara Pengetahuan Budaya dan Pariwisata
  • Wawancara Hubungan Masyarakat dan Kemampuan Berbicara
  • Wawancara Bahasa Asing, terutama bahasa Inggris.

3. Tahap Unjuk Bakat. Di mana disini peserta diharuskan untuk mempertontonkan bakat mereka masing-masing. Mayoritas peserta menampilkan bakat menyanyi dan menari, sementara saya sendiri memperlihatkan hasil karya tulis saya dan mempertunjukkan kemampuan dalam berorasi bahasa Inggris dan bahasa Arab


Setelah melalui serangkaian acara audisi yang diadakan mulai pukul 7 pagi hingga 9 malam tersebut, saya berhasil menjadi salah satu dari 10 peserta Nong yang dipilih juri untuk memasuki tahap grand final. Setelah pengumuman, saya segera berangkat ke kampus CMBBS untuk mengikuti KBM keesokan harinya, dan sampai di asrama sekitar pukul 11 malam.

Pada tanggal 9 September, saya pun mulai mengikuti tahapan karantina. Karantina ini diadakan hingga tanggal 12 September 2014 di Hotel Le Dian. Pada tahapan karantina ini, kami, para finalis Kang Nong Kota Serang 2014 mengikuti serangkaian kegiatan, seperti:

  1. Pemberian wawasan mengenai pemerintahan, politik dan pariwisata Kota Serang
  2. Pemberian wawasan mengenai minat dan bakat
  3. Pemberian wawasan mengenai kepribadian dan etika
  4. Pelatihan catwalk
  5. Persiapan malam grand final
  6. Sesi foto
  7. City tour ke tempat-tempat penting Kota Serang seperti Kantor Walikota, rumah industri batik Banten, studio Baraya TV, dll

Di karantina, saya bertemu dengan 19 orang-orang hebat yang memiliki visi yang sama dengan saya, yaitu menjadi Duta Pariwisata Kota Serang 2014 untuk bisa turut berkontribusi nyata dalam usaha pengembangan Pusat Pariwisata di Kota Serang. Dari total 20 orang finalis Kang & Nong Kota Serang 2014, hanya 3 orang finalis laki-laki dan 2 orang finalis perempuan yang masih duduk di bangku SMA, salah satunya saya. Ke-15 finalis lainnya mayoritas sudah berstatus sebagai mahasiswa, bahkan di antaranya ada yang sudah lulus S1 dan bahkan ada yang sudah bekerja. Selama karantina, masing-masing dari kami dipasang-pasangkan. Bahkan saya berpasangan dengan seorang mahasiswa semester akhir yang berbeda sekitar 7 tahun dengan saya. Kami dipasang-pasangkan menurut tinggi badan.

Setelah empat hari berada di karantina, pada hari Sabtu tanggal 13 September 2014, malam grand final pun datang. Malam grand final tersebut diadakan di Hotel Le Dian, dan turut dihadiri pula oleh orang-orang penting seperti Bapak Wakil Walikota Serang, Bapak Kepala Dispora Kota Serang, Duta Bahari 2014, Kang Nong Kab. Tangerang, Kang Nong Tangerang Selatan, Kaka Teteh Pandeglang, dan lain-lain. Saya bersama ke 19 finalis Kang Nong Kota Serang 2014 lainnya berusaha mengerahkan segala kemampuan kami secara maksimal, dan berusaha mengaplikasikan apa yang kami dapat selama proses karantina sebisa mungkin di laga final ini. Mulailah segala rangkaian acara, dari mulai grand opening, peragaan busana Kang dan Nong dan catwalk, pengenalan masing-masing peserta, dan tahapan menjawab pertanyaan yang diberikan oleh para juri. Pada awalnya, saya merasa khawatir dan agak takut, mengingat lawan-lawan saya kebanyakan adalah mahasiswa dan mahasiswi perguruan tinggi yang notabenenya telah lebih banyak mengenyam pendidikan dan buku pengetahuan jika dibandingkan dengan saya yang masih duduk di bangku kelas 3 SMA.

Hingga sampailah pada tahap menjawab pertanyaan 20 besar. Seperti yang biasa kalian tonton pada acara pemilihan Miss Indonesia, pertama-tama kami mengambil secara acak satu buah amplop berisi pertanyaan yang telah diberikan oleh juri. Dan saya yang mendapat nomor urut 20 pun mendapat amplop terakhir yang tersisa di dalam kotak.
Pertanyaan yang saya dapat adalah mengenai kontribusi, program kerja, dan ide dalam pengembangkan kota Serang sebagai Kota Wisata yang dapat memberikan keuntungan maksimal dalam menyejahterakan masyarakat Kota Serang kedepannya jika nanti terpilih menjadi Duta Pariwisata Kota Serang 2014. Alhamdulillah, dengan pertolongan Allah, saya berhasil menjawab pertanyaan tersebut dengan baik dalam Bahasa Inggris dengan durasi waktu yang telah ditentukan. Dan akhirnya, saya pun berhasil menjadi satu dari 5 finalis yang melaju ke tahap berikutnya, yaitu tahap ‘5 besar’.

Pada tahap 5 besar, kami kembali diberikan pertanyaan, namun dengan tingkat kesulitan yang lebih ekstrem lagi. Inilah tahap penentuan juara. Kami, para finalis 5 besar, berusaha semampu kami untuk memberikan jawaban yang terbaik di atas pentas. Beberapa teman saya yang turut menjadi finalis mengatakan bahwa mereka menyerah untuk menggunakan Bahasa Inggris di laga 5 besar ini karena pertanyaan yang akan diberikan sudah pasti akan jauh lebih sulit, namun saya tetap yakin untuk terus menggunakan Bahasa Inggris sepanjang laga final berlangsung.

Akhirnya, tibalah giliran saya. Saya mendapat pertanyaan yang memang tidak pernah saya duga sebelumnya. Pertanyaan yang saya dapat adalah mengenai Kota Serang sebagai daerah hasil pemekaran di Provinsi Banten dan sebagai salah satu Kota Otonom baru di Indonesia dalam asosiasinya dengan kepariwisataan dan kelingkungan sosial. Pada tahap ini, alhamdulillah saya kembali berhasil menjawab dalam Bahasa Inggris, dengan menekankan konsep wisata Community Based Tourism dan promosi pusat wisata di Kota Serang secara gencar dan berasaskan kontinuitas.

Pada pengumuman hasil juara, alhamdulillah saya berhasil menjadi Juara II Pemilihan Duta Wisata Kota Serang dengan gelar ‘Wakil I Nong Kota Serang’. Juara I Nong diraih oleh Anissa Aulia Hutami, seorang mahasiswi yang tengah mengenyam pendidikan di Universitas Trisakti, Jakarta, sementara Juara I Kang diraih oleh Atok, seorang mahasiswa semester akhir yang tengah mengenyam pendidikan di jurusan Kehutanan Institut Pertanian Bogor (IPB).

Sebagai Wakil 1 Duta Pariwisata dan Kebudayaan Kota Serang 2014, saya berharap saya dapat memberikan kontribusi yang terbaik bagi perkembangan kepariwisitaan di Kota Serang kedepannya, mendukung perkembangan pusat pariwisata di Kota Serang sebagai tujuan wisata yang berasaskan sapta pesona, dengan di dukung oleh pemanfaatan optimal sumber daya manusia dan sumber daya alam agar memberikan manfaat yang besar dalam rangka menyejahterakan penduduk Kota Serang secara ekonomi, dan memberikan manfaat yang besar pula dalam kegiatan revitalisasi serta pelestarian objek historis dan seni budaya di Kota Serang kedepannya. Aamiin. (Ys)

Joomla! Template design and develop by JoomVision.com - http://www.joomvision.com